Dulu pengen banget punya suami ganteng & baik kayak di Drakor-drakor. tapi karena aku merantaunya ke Jepang bukan ke Korea, Akhirnya dapat suami Jepang🥹✨
Beberapa pria menunjukkan cinta dengan kata-kata, tetapi suamiku menunjukkannya lewat masakan hangat setiap hari. Beruntungnya kami. ❤️ 💡 Maaf tanpa translet ya, mabat lagi sibuk belajar untuk ujian Praktek & Teori Sim Mobil hari Senin🙏 #KeluargaMabat #Kanata
Bang rey, Melihat jemari kecilmu berusaha keras menggenggam sendok hari ini membuatku sadar, bahwa setiap suapan yang berhasil masuk ke mulutmu adalah sebuah keajaiban kecil yang patut kita rayakan🤍 terima kasih sudah berjuang makan sendiri ya bang, kamu anakku yang pintarr😘✨ #storymasakecilrey
Ruka Pertama Kali Makan Manggis dibeliin Papa Jepang lewat Online di @HD Fruits Japan 😘 Warga Indonesia di Jepang Yang Kangen Makan Buah Durian, Manggis, mangga asam manis dan sebagainya silahkan merapat🤍 #hdfruitsjapan
Pulang kerja, Papa Jepang anterin mabat Jemput anak2 les, trus lanjut belanja, pulang, makan malam, mandi & jam 21:00 teng anak2 harus uda tidur. #kanatasimamora #tinggaldijepang
aku pernah iseng ngajakin suamiku ambil Program Rumah Akiya, dan dia bilang: Ogahh🤭 ini dia alasan kocak dari Papa rey & anak muda Jepang ogah ambil proyek akiya: 🏚️Renovasi Bikin Tekor: Biaya benerin rumah tua agar tahan gempa sering kali lebih mahal daripada beli apartemen baru di kota. 🚘 Akses "Nangis": Lokasinya kebanyakan di desa terpencil. Mau ke minimarket saja harus setir mobil berjam-jam. 💸 Hantu Pajak: Begitu serah terima kunci, siap-siap ditagih pajak properti tahunan oleh pemerintah setempat. 🏠 Gengsi Rumah Baru: Budaya Jepang sangat memuja barang baru. Rumah bekas—apalagi bekas lansia meninggal—sering dianggap punya "aura mistis". 🍂 Arisan Warga: Tinggal di desa wajib ikut kerja bakti dan iuran warga yang rumit. Anak muda mager yang butuh privasi pasti jengah. dan diakhir suamiku bilang: Ngapain capek2 ngurus rumah akiya milik orang lain, itu rumah kakek nenek & orangtuaku dikampung pun bentar lagi jadi Akiya. kalau honey chan mau, silahkan urus ketiga rumah itu😆🤣 #kanatasimamora #akiya
Begitu Lahir langsung Culture shock🤭 Di dalam rahim asupan gizinya full Saripati Nusantara dari aroma tumisan bawang, sambal terasi sampai sari-sari kuah gulai. Pas melek matanya malah di Jepang😁 #Babykaren #BayiNusantara #tinggaldijepang
💡 Bukan Cuma Mengenyangkan! Ini Rahasia MBG Jepang Dipuji Dunia, Anak TK Sudah Belajar Ini! 🍱🇯🇵✨ Di Indonesia, program Makan Bergizi Gratis (MBG) lagi gencar-gencarnya diterapkan. Tapi tahu gak sih? Jepang ternyata sudah jadi "sepuh" karena menjalankan program ini (disebut Kyushoku) selama ratusan tahun! Uniknya, buat anak setingkat TK di Jepang (tepatnya diTk nya siruka ini) momen makan siang gratis bukan cuma soal ngisi perut, tapi adalah bagian dari pelajaran sekolah bernama Shokuiku (Pendidikan Gizi & Karakter). Ini 3 rahasia kedisiplinan MBG ala bocil Jepang yang bikin geleng-geleng kepala: 🍓 1. Menu Super Transparan Dikirim ke Orang Tua! 📊Sistem di Jepang itu super terbuka. Setiap bulan, orang tua bakal dapat selebaran detail menu harian dari sekolah. Isinya bukan cuma nama makanan, tapi lengkap dari total kalori, detail gizi (karbohidrat, protein, vitamin), sampai asal-usul bahan makanannya! Gak ada cerita menu "misterius" atau asal kenyang. 🍓 2. Ritual Beres-Beres Sendiri Setelah Makan 🧺Setelah selesai makan, kekuatan kemandirian mereka diuji lagi. Anak-anak diajarkan melipat kotak susu sendiri, membersihkan meja masing-masing, mengelompokkan piring kotor, sampai mengembalikan wadah besar ke dapur terpusat (Kyushoku Center). Gurunya cuma mengawasi, bocil yang gerak sendiri! 🍓 3. Doktrin "Pantang Menyisakan Makanan" 🍚Di Jepang, menyisakan makanan itu dianggap tidak sopan kepada petani, peternak, dan koki yang memasak. Makanya, porsi dihitung matang oleh ahli gizi agar pas dengan kapasitas lambung anak. Anak-anak dididik untuk menghabiskan butir nasi terakhir sebagai bentuk rasa hormat dan terima kasih (budaya Mottainai & Itadakimasu). Pantesan angka obesitas anak di Jepang paling rendah sedunia! 📌 Kesimpulannya: MBG di Jepang sukses bukan cuma karena anggarannya, tapi karena makan siang dijadikan ruang kelas untuk membentuk karakter, kemandirian, dan menghargai makanan sejak usia dini! 👉 Kira-kira sistem disiplin Kyushoku Jepang kayak gini cocok gak ya diterapkan 100% di sekolah Indonesia? Tulis pendapatmu di kolom komentar dan jangan lupa Follow untuk info dan tips birokrasi seru di Jepang lainnya! 🎒✨ #kanatasimamora #MakanBergiziGratis #KyushokuJepang #Shokuiku #AnakTKJepang